Dua bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra (kanan) dan Adhyaksa Dault saat bertemu di kediaman Adhyaksa di Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (12/3/2016)
JAKARTA, Yusril Ihza Mahendra, bakal calon gubernur DKI Jakarta, mengisyaratkan Pilkada DKI 2017 nanti akan mengerucut pada dua calon gubernur, yakni dirinya dan petahana, Basuki Tjahaja Purnama 'Ahok'.
"Saya pikir ini penting, posisi sekarang ini. Sudah terbentuk opini dan polling kalau nanti head to head antara saya (Yusril) dan petahana (Ahok)," kata Yusril kepada Kompas.com, Jakarta, Rabu (16/3/2016).
Opini tersebut, lanjut Yusril, bisa terwujud. Sebab, saat ini, ia sudah mengantongi 20 kursi dukungan dari beberapa partai politik di DPRD DKI Jakarta.
Dari diskusi dengan beberapa partai politik yang mendukungnya, mereka berpendapat untuk mendukung satu calon gubernur melawan Ahok.
"Ya, siapa paling kuat tergantung nanti siapa terakhir," ujar Yusril.
Kendati demikian, Yusril membantah jika head to head antara dirinya dengan Ahok disebut 'keroyokan'.
"Kalau keroyokan Pak Ahok sendiri lawan rame-rame. Ini kan satu lawan satu," ucap Yusril.
No comments:
Post a Comment