Tuesday, 15 March 2016

Ahok: Kita Mesti Habis-habisan Lawan Narkoba


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota, Kamis (10/3/2016)

JAKARTA,  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam pemberantasan narkoba. Salah satu contohnya adalah pemeriksaan urine secara mendadak ketika seorang pejabat dilantik.

"Kami paksa (pejabat) tes urine, sudah benar itu. Sesuai permintaan Presiden, kita mesti habis-habisan melawan narkoba," kata Basuki di Balai Kota, Rabu (16/3/2016).

Ahok mengaku tidak khawatir jika dirinya diminta tes urine. Ia juga akan menutup tempat hiburan yang dua kali kedapatan menjadi lokasi peredaran narkoba.

"Kenapa takut? Bagus semua harus dites," kata Basuki.

BNN menggerebek rumah Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Nofiadi Mawardi, di Jalan Musyawarah Kelurahan Karang Jaya Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (13/3/2016) malam. Tes urine dilakukan langsung di tempat kejadian.

Dalam peristiwa itu, selain Bupati, BNN juga menangkap 17 orang lainnya. Dari 18 orang itu, lima orang dinyatakan positif narkoba.

No comments:

Post a Comment