Seorang perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penjual tuak di Jalan Mangkubumi, mengamuk di depan puluhan polisi, Rabu (17/2/2016).
MEDAN, Seorang perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penjual tuak di Jalan Mangkubumi, mengamuk di depan puluhan polisi, Rabu (17/2/2016).
Dia berang dan gusar karena merasa kehilangan uang puluhan juta rupiah, termasuk perhiasan emasnya hilang saat rumahnya digeledah oleh polisi.
"Mana uang aku. Aku enggak mau, balikkan. Jangan kelen (kalian) suka-suka hati aja periksa barang-barang di rumah aku. Aku jual tuak di situ. Panggil aku kalau mau diperiksa. Jangan kelen curi uang aku," katanya dengan nada suara meninggi di Jalan Mangkubumi.
Perempuan itu bilang uangnya yang hilang sebesar Rp 27 juta yang diperolehnya dari arisan. Selain uang, dia juga mengaku kehilangan gelang emas.
Wanita yang tidak mau menyebutkan namanya tersebut juga sempat menghalang-halangi mobil polisi yang mau beranjak dari Jalan Mangkubumi.
Sementara itu, dari penggerebekan tidak ada narkoba yang didapatkan, hanya sejumlah alat-alat isap sabu yang diperoleh polisi.
No comments:
Post a Comment