Wednesday, 17 February 2016

Ahok Tak Jamin Kalijodo Terbebas dari Prostitusi Setelah Penertiban


(dari kiri ke kanan) Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana seusai melaksanakan rapat koordinasi penertiban kawasan Kalijodo, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/2/2016). Kemudian

JAKARTA, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak bisa menghilangkan aktivitas prostitusi ketika kawasan Kalijodo sudah ditertibkan. Sebab, menurut dia, aktivitas prostitusi bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

"Di rumah kamu juga bisa ada yang mesum kalau kamu enggak tahu. Di hotel-hotel mewah banyak yang ketangkap tuh artis-artis, apa hotelnya mau dirobohin?" kata Basuki di Balai Kota, Kamis (18/2/2016).

Basuki mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa menghilangkan lokasi prostitusi. Namun, praktik prostitusinya tidak bisa dihilangkan. Sebab, praktik prostitusi sudah ada sejak zaman Nabi Luth.

"Di rumah kamu juga bisa kejadian kalau pembantu atau sopirmu nakal, memangnya kamu Tuhan? Enggak usah sok suci jadi orang," kata Basuki.

"Korupsi makan uang rakyat, menelantarkan janda, yatim piatu, sama main pelacur dosanya sama enggak? Masuk neraka enggak? Dosanya sama," kata Basuki.

No comments:

Post a Comment