Thursday, 18 February 2016

Ahok: Hotel Alexis Itu Tempat Lokalisasi Tanda Kutip


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (pakai seragam cokelat) bersama Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Veronica Tan (pakai baju putih) saat meresmikan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Puspita, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (10/2/2016).

JAKARTA, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak punya bukti tentang praktik prostitusi di Hotel Alexis, Jakarta Utara. Hal itulah yang menyebabkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menutup hotel bintang tiga tersebut.

"Alexis itu bukan (tempat) lokalisasi, itu (tempat) lokalisasi tanda kutip. Sama saja ada artis ketangkap di hotel, hotel mewah ditutup enggak hotelnya? Enggak juga," kata Basuki atau Ahok di Balai Kota, Kamis (18/2/2016).

Ahok mengaku tidak dapat melarang praktik prostitusi di Ibu Kota. Ia bahkan melanjutkan, lebih baik ada tempat lokalisasi resmi agar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) DKI.

"Makanya saya katakan, prostitusi, saya tidak bisa melarang. Saya patokannya sederhana, kalau kotoran berserakan itu bau dan tak enak dipandang, tetapi kalau toilet itu enak," kata Basuki.

Satu-satunya cara untuk menutup Hotel Alexis adalah dengan tidak mendatangi hotel tersebut.

"Kamu jangan pergi ke sana. Kalau kamu enggak pergi, ya tutup dia (Hotel Alexis)," kata Basuki.

No comments:

Post a Comment