Monday, 22 August 2016

Dua Pemuda Australia Ciptakan Kamar Mandi Keliling untuk Tunawisma


Dave Brum salah seorang tunawisma di kota Brisbane yang sudah mencoba asyinya kamar mandi keliling ini.

BRISBANE,  Dua pemuda asal Brisbane yang sebelumnya terkenal karena menciptakan konsep laundry keliling gratis pertama di dunia, kini kembali beraksi.

Nic Marchesi dan Lucas Patchett kini sedang mencoba kreasi baru mereka yaitu tempat mandi keliling sebagai bentuk kegiatan amal mereka.

Kedua pemuda ini pernah mendapatkan penghargaan Young Australians of The Year 2016 berkat usaha mereka membantu para tunawisma Brisbane.

Dikenal dengan sebutan Orange Sky, tenpat mandi keliling itu mulai beroperasi pada Selasa pagi (23/8/2016).

Kamar mandi keliling ini dibangun di dalam sebuah mobil minibus yang pembangunannya menelan biaya 100.000 dolar Australia atau hampir Rp 1 miliar.

Dana untuk membangun kamar mandi keliling ini merupakan bantuan yayasan Shine on Foundation.

Dengan adanya kamar mandi keliling ini para tunawisma Brisbane akan memiliki akses mandi air panas gratis setiap harinya.

Kamar mandi keliling ini ditempatkan berdampingan dengan ciptaan mereka sebelumnya, laundry keliling, di kawasan Ivory Street, Fortitude Valley, Brisbane.

"22 bukan lalu kami memiliki ide gila untuk menempatkan dua mesin cuci dan pengering dua di sebuah van dan (memberikan layanan) mencuci dan pakaian kering secara gratis," kata Nic.

"Kemudian kami memiliki ide yang lebih gila lagi (untuk) menempatkan dua pancuran air di bagian belakang sebuah van. Kami memiliki tangki air, pemanas (air), kami juga menampung air bekas mandi."

Menurut Nic meskipun beberapa badan amal menawarkan tempat mandi di kantor-kantor mereka, tetapi biasanya kondisi kamar mandi mereka selalu penuh sesak.

Salah seorang tunawisma, Dave 'Bushie' Brum sudah mencoba mandi di kamar mandi keliling ini dan merasa sangat puas.

"Sangat keren. Luar biasa untuk bisa merasakan mandi yang nyata," katanya.

Dave yang kini berusia 60 tahun telah hidup di jalanan kota Brisbane selama lebih dari 20 tahun.

Dia menjuluki diri dengan nama 'Swagman' dan mengatakan tidak mandi selama lebih dari sepekan bukan hal aneh baginya.

"Aku berjalan ke mana-mana dan saya seringkali merasa kotor, bisa mencium bau sendiri," katanya.

Kadang-kadang ia bahkan menggunakan selang pemadam kebakaran di salah satu agen perumahan untuk mencuci tubuhnya. Namun kini, kata Dave, dia tak perlu melakukan hal itu lagi.

"Mereka luar biasa mewujudkan hal ini, bersih itu rasanya seperti surga, luar biasa," kata Dave.

"Mereka sobat mengagumkan. Ini luar biasa," lanjut Dave.

Nic dan Lucas kini sudah memiliki 11 mobil untuk laundry keliling di seluruh Australia dan berharap bisa memperluas konsep kamar mandi keliling ini.

Oranye Sky mencuci 7,2 ton pakaian kotor setiap pekannya dengan bantuan lebih dari 600 orang relawan.

No comments:

Post a Comment