Monday, 8 August 2016

Bom Meledak di Sebuah Rumah Sakit di Pakistan, 20 Tewas


Para sukarelawan menutupi jasad para korban tewas akibat bom di sebuah rumah sakit di Quetta, Pakistan, Senin (8/8/2016).

QUETTA,  Sedikitnya 20 orang tewas di puluhan lainnya terluka setelah sebuah ledakan dahsyat terjadi di kota Quetta, Pakistan, Senin (8/8/2016).

Foto-foto yang tersebar dari lokasi ledakan memperlihatkan kondisi yang mengerikan. Potongan tubuh berserakan, asap masih mengepul sementara genangan darah terdapat di mana-mana.

Ledakan itu terjadi ketika para jurnalis dan pengacara di kota itu berkumpul di rumah sakit itu menyusul penembakan seorang pengacara senior.

Banyak korban tewas adalah para pelayat yang mengenakan setelah berwarna hitam dan dasi.

"Lebih dari 20 orang tewas termasuk dua juru kamera akibat ledakan itu," kata Daud Khiji, seorang pejabat di kota Quetta.

Jumlah korban tewas ini dibenarkan dan seorang perwira  kepolisian setempat Akbar Raisani mengatakan setidaknya 40 orang lainnya terluka.

"Sejumlah pengacara dan jurnalis berkumpul di rumah sakit menyusul kematian presiden Asosiasi Pengacara Balchistan yang tewas ditembak pagi ini," kata Akbar Harifal, pejabat menteri dalam negeri provinsi Balochistan.

Sang pengacara senior, Bilal Anwar Kasi, ditembak dua orang tak dikenal saat meninggalkan rumahnya menuju ke tempat kerja.

Sejauh ini belum ada satu kelompok pun yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan Bilal Anwar Kasi dan ledakan bom di rumah sakit.

No comments:

Post a Comment