Tuesday, 9 August 2016

Ahok Sebut Ketua Umum Partai Pendukungnya Orang yang Berkomitmen


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai di acara halalbihalal Teman Ahok, Rabu (27/7/2016) malam.

JAKARTA,  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meyakini tiga partai politik pengusungnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 tidak akan membelot ke "Koalisi Kekeluargaan". Sebab, dia berhubungan baik dengan para ketua umum partai politik tersebut. Adapun tiga partai politik pengusung Basuki pada Pilkada DKI Jakarta 2017 adalah Partai Nasdem, Hanura, dan Golkar.
"Saya bisa lihat ketua umum-ketua umumnya dong. Ketua umum ketiga partai ini orang-orang berkomitmen," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/8/2016).
Basuki mengaku sudah lama mengenal Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Di sisi lain, ia juga mengenal baik Wiranto, Ketua Umum Partai Hanura. Sedangkan Setya Novanto, Ketua Umum Partai Golkar, merupakan mantan ketua fraksi Golkar di DPR RI.
Dahulu, Basuki pernah bergabung dengan Partai Golkar saat menjadi anggota Komisi II DPR RI.
"Saya tahu kan, orang yang komitmen, enggak komitmen gimana. Kalau ketemu sudah tahu," kata Basuki.
Pria yang akrab disapa Ahok itu mengaku tidak pernah takut jika nantinya salah satu partai pendukungnya membelot bergabung "Koalisi Kekeluargaan". Ia merasa tak terusik dengan koalisi yang dibentuk oleh Partai Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN).
"Kamu lihat aku kaya gimana? Aku tambah sehat, aku tambah sehat dong," kata Basuki.

No comments:

Post a Comment