JERUSALEM, Makam
yang diyakini umat Kristen menjadi tempat penyimpanan jasad Yesus
sebelum bangkit ke surga, di Gereja Jerusalem, akan mengalami restorasi
besar-besaran.
Seperti diwartakan Kantor Berita AFP,
Rabu (23/3/2016), pengerjaan restorasi akan berlangsung setelah perayaan
Paskah bagi penganut Kristen ortodok, 1 Mei 2016 mendatang. Bagi
penganut Kristen lainnya, Paskah akan dirayakan pada hari Minggu besok.
Proses restorasi dipercayakan kepada sebuah tim dari Yunani.
Diharapkan semua tahapan perbaikan itu akan rampung pada awal tahun
2017.
Kendati demikian situs tersebut akan tetap terbuka untuk untuk umum, meski restorasi sedang berjalan.
Selama
ini, lokasi makam itu berdiri di bawah kubah gereja. Selama puluhan
tahun telah dipasangi pagar logam di dalam gua tersebut.
Lempengan marmer di sekitarnya pun
kini telah mulai terlihat kusam dan rusak. Bertahun-tahun lokasi itu
didatangi ribuan para peziarah dan wisatawan.
"Pengerjaan ini akan berlangsung rumit selama kira-kira delapan bulan ke depan," kata seorang penanggung jawab situs itu.
Dia
menjelaskan, bagian-bagian yang patah dan rusak akan diganti.
Sementara, bagian marmer yang masih bisa dipertahankan akan dibersihkan.
Juga akan dilakukan penguatan struktur pada bangunan itu.
Proses
restorasi ini dibiayai oleh tiga aliran besar dalam Kristen, yakni
ortodok Yunani, Fransiskan dan Armenia, di sampung adanya sumbangan dari
publik maupun sektor privat.
Bangunan tersebut didirikan pada awal abad 19, di atas sebuah gua di
mana diyakini sebagai tempat jasad Yesus disimpan setelah mati di kayu
salib, dan bangkit tiga hari setelah itu.
No comments:
Post a Comment