Pasukan Katak masuk ke gorong-gorong di Jalan Medan Merdeka Utara atau seberang Istana Kepresidenan, Kamis (3/3/2016)
JAKARTA, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melibatkan pasukan katak dari TNI Angkatan Laut (AL) untuk menelusuri gorong-gorong di kawasan ring satu.
Penelusuran itu terkait temuan tumpukan bungkus kabel di selokan kawasan Medan Merdeka Selatan. Apa alasan Ahok sampai melibatkan tentara?
"Coba kamu tanya sama Dinas Tata Air, mungkin dia takut nyelam. Di sana kan dalam," kata Basuki, di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (4/3/2016).
Basuki menginstruksikan pekerja harian lepas (PHL) Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat untuk menyusuri gorong-gorong di sana.
Basuki menyebut memerlukan berbagai alat khusus untuk masuk ke dalam gorong-gorong tersebut. Sementara PHL Tata Air tidak dilengkapi dengan perlengkapan itu.
"Di sana itu alirannya dalam, daripada orang meninggal. Lagipula pekerja kami enggak ada pengalaman menyelam. Nanti kalau ada ikan raksasa gimana," kata Basuki.
Pasukan katak itu menyusuri gorong-gorong di Jalan Medan Merdeka Utara, Kamis (3/3/2016). Bukan bungkus kabel yang ditemukan, melainkan hanya sedimen lumpur serta tumpukan sampah.
No comments:
Post a Comment