Thursday, 10 March 2016

Enam Tahun Jadi Sekjen, Diklaim Idrus Modal untuk Maju Caketum Golkar


Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2016)

JAKARTA,  Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham memastikan kesiapannya untuk maju sebagai kandidat calon ketua umum Partai Golkar.
Idrus mengaku punya keinginan untuk membantu partainya bangkit kembali dan dapat dihargai rakyat Indonesia. Sehingga pada Pilkada 2019 mendatang Golkar bisa kembali menjadi meraih suara terbanyak.
"Saya siap maju menjadi ketua umum DPP Partai Golkar ke depan," tutur Idrus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2016).
Ia mengaku telah melakukan komunikasi, baik komunkkasi politik maupun organisasi, dengan rekan-rekan di daerah selama dirinya menjabat Sekretaris Jenderal sejak 2009 lalu.
"Saya punya keyakinan mereka akan secara sungguh-sungguh dan menjadikan pertimbangan-pertimbangan objektif pada prestasi yang ada," ujarnya.
Tiga tahun ke depan, menurut Idrus, adalah tantangan yang berat. Golkar dihadang sejumlah agenda politik nasional sehingga perlu ada persiapan yang maksinal untuk bisa melewati momentum tersebut.
"Tentu ini perlu persiapan tidak sekedar ingin menjadi ketua umum tapi juga perlu persiapan segalanya dalam rangka untuk melakukan gerakan Golkar bangkit. Gerakan Golkar baru," tutur Idrus.
Idrus menambahkan, komunikasi telah dilakukan oleh kedua kubu. Termasuk membuat kesepahaman bahwa kubu Bali sebagai penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar.
Namun, jika kubu Bali menjadi penyelenggara munas, maka namanya menjadi munas luar biasa (munaslub).
Kuncinya, lanjut dia, adalah kepengurusan yang dihasilkan oleh Munaslub hanya akan melanjutkan masa bakti hasil Munas Bali, yaitu sekitar tiga setengah tahun hingga 2019.
Menurut dia, terkait detail penyelenggaraan, semua akan kembali pada rapat pleno DPP Partai Golkar sebagai forum yang berwenang untuk menentukannya.

No comments:

Post a Comment