BANDUNG, Indonesia menjadi pangsa pasar potensial bagi negara-negara di ASEAN.
Dibukanya
pasar bebas ASEAN atau dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
memberikan peluang besar bagi negara lain membuka usahanya di Indonesia
tidak terkecuali di Bandung.
Ketua Kadin Jawa Barat, Agung S
Sutisno mengakui sudah ada perusahaan dari negara Malaysia yang membuka
usahanya di kota Bandung.
"Ini pasar bebas, tidak bisa melarang
mereka untuk membuka usahanya di Indonesia termasuk Bandung. Kalau
memenuhi persyaratan, prosedur yah bisa saja," katanya di Kantor Kadin
Jawa Barat, Rabu (17/2/2016).
Perusahaan Malaysia yang sudah membuka kantor di Bandung ini bergerak dalam bidang advertising.
Menurut
dia, ketertarikan negara lain untuk membuka usaha karena biaya produksi
lebih murah serta pangsa pasarnya masih terbuka luas.
"Terlebih
masyarakat Bandung dan Jakarta dikenal cukup konsumtif. Jadi MEA ini
jadi peluang mereka untuk membuka cabang (perusahanya) di Indonesia,"
katanya.
Meski begitu, pihaknya belum bisa mendata sudah berapa
perusahaan atau pelaku usaha dari negara-negara di ASEAN yang sudah
membuka usahanya di Jawa Barat khususnya Bandung.
Pihaknya hanya ingin pelaku usaha lokal tidak perlu khawatir untuk bersaing, justru harus melihat MEA sebagai peluang pasar.
"Kita juga bisa memasuki pasar di negara mereka, ini peluang," katanya.
No comments:
Post a Comment