Orangutan di Pusat Program Reintroduksi Orangutan Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Nyaru Menteng, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (18/2/2016) sedang makan buah di kandangnya.
PALANGKARAYA, Pusat Program Reintroduksi Orangutan Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Nyaru Menteng di Palangkaraya, Kalimantan Tengah menyiapkan 10 ton buah dan sayur per hari. Jumlah itu untuk memberi makan 483 ekor orangutan.
Jika dirupiahkan, mereka menghabiskan Rp 10 juta setiap hari hanya untuk membeli buah dan makanan.
Begitu melewati gerbang pintu masuk Nyaru Menteng, kita akan langsung melihat beberapa mobil dan truk pengangkut buah dan sayur. Mereka langsung memuat buah-buahan dan sayuran ke tempat persediaan.
Koordinator Komunikasi dan Edukasi Nyaru Menteng Yayasan BOS Monterado Fridman mengatakan, dalam sehari 10 ton buah dan sayur itu habis dimakan orangutan. Buah dan sayur yang dibeli meliputi, semangka, melon, pisang, jagung muda, daun papaya, kelapa, dan lain sebagainya.
“Supaya tidak bosan, makanannya divariasi, misalnya hari ini pisang dengan jagung, besok mungkin semangka dengan daun papaya,” kata Fridman, saat ditemui beberapa waktu lalu.
Penjual buah semangka sedang membongkar muatannya di Pusat Program
Reintroduksi Orangutan Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Nyaru
Menteng, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (18/2/2016).
Selain
buah-buah yang sering dijual di pasar, petugas reintroduksi juga
menyiapkan beragam jenis buah lokal seperti, tengkawan, jelutung, kulit
kayu, dan lainnya. Buah-buahan lokal wajib diberi karena setelah
direintroduksi orangutan akan lebih banyak menemukan buah lokal di
hutan.“Supaya mereka terbiasa, jadi nanti kalau sudah dilepas ke hutan, mereka gak kaget dengan buah-buahan lokal,” kata Fridman.
No comments:
Post a Comment