Mobil ditarik tanpa diketahui pemiliknya, Kantor Adira Finance yang berada di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, disegel dan ditulis Pencuri Penipu dari para aksi demontrans.
Demonstran yang mengatasnamakan Fron Rakyat Peduli Keadilan ini menuding Adira Finance telah melakukan praktik curang saat konsumen telat membayar angsuran.
“Mobil bapak Fajar Sadikin ditarik tanpa diketahuinya sama sekali pemiliknya. Angsuran ke-11, pembayaran normal, namun pada angsuran ke-12 telat membayar, kemudian mobilnya ditarik dan dilelang Adira tanpa sepengetahuannya, padahal mobil tersebut masih ada haknya,” kata koordinator aksi, Syarif, Selasa (21/6/2016).
Di tempat yang sama, seorang warga lainnya, Ariyani, mengaku motor miliknya juga diambil pihak Adira Finance secara diam-diam tanpa diketahuinya. Padahal, dia juga membayar angsuran dengan baik.
“Adira penipu, jangan-jangan motor saya juga sudah dilelang tanpa sepengetahuan saya,” ujarnya.
Kantor Adira Finance yang sebelumnya beroperasi langsung tutup secara tiba-tiba. Beberapa demonstran menulis besar-besar di dinding bagian depan kantor Adira Finance dengan tulisan, "penipu pencuri".
Kantor pembiayaan ini kemudian digembok dengan menggunakan rantai besi. Karyawan pun tidak ada yang bisa keluar.
Aksi demontrasi ini menjadi perhatian masyarakat sekitar dan menyebabkan kemacetan di ruas Jalan Wolter Monginsidi. Akibatnya, aparat Polresta Baubau terpaksa mengalihkan arus kendaraan ke ruas jalan lainnya.
Selain itu, akibat aksi demontras tersebut, warga yang hendak membayar uang angsuran ke Adira terpaksa mengurungkan niatnya.
Tak berapa lama kemudian, kunci gembok Adira dibuka aparat kepolisian.
Sementara itu, kepala perwakilan Adira Finance Baubau, Ramlan Kaimudin mengatakan, kasus ini sudah pernah dilaporkan ke Polres Baubau.
Menurut dia, penarikan kendaraan tersebut sudah sesuai prosedur.
“Kita jalankan sesuai SOP perusahaan, tidak mungkin kita lakukan tanpa SOP, perusahaan bisa memecat kami,” ucap Ramlan.
Mengenai adanya tulisan "penipu" dan "pencuri", pihaknya akan berkoordinasi dengan Adira Finance di Kendari apakah melaporkan ke polisi atau tidak.
Namun menurutnya, aksi demonstrasi ini sangat mengganggu karyawan dan nasabahnya yang hendak membayar angsuran.
No comments:
Post a Comment