Anak-anak perempuan di Israel sedang bermain sepeda.
TEL AVIV, Pemimpin Yahudi ultra-ortodoks di Israel dikabarkan melarang perempuan di atas usia lima tahun mengendarai sepeda karena dianggap "tidak sopan".
Seorang rabbi yang berasal dari lingkungan Nahloat, Jerusalem itu menyebarkan larangan tersebut kepada umat Yahudi di beberapa sinagoge di kawasan tersebut.
Dia mengatakan, para gadis yang menggunakan sepeda bisa menyebabkan kerusakan terhadap kesantunan dan cara duduk para perempuan itu di atas sepeda dianggap bisa "memprovokasi" para pria.
"Kami memberitahu para orangtua agar mereka melarang anak-anak perempuan dari usia lima tahun ke atas agar tak melakukan hal tak senonoh ini," demikian perintah sang rabbi.
Mereka yang diminta melakukan perintah itu adalah umat sekte Haredi, yang merupakan salah satu alirah keras agama Yahudi.
Bukan kali ini saja para rabbi ultra-ortodoks mengeluarkan perintah kontroversial. Pada akhir tahun lalu mereka meminta para perempuan di kota Bnei Brak tidak melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Para rabbi itu mengklaim, institusi pendidikan yang memberikan ilmu-ilmu sekuler sangat berbahaya sehingga para perempuan tak seharusnya melanjutkan studi mereka.
Para pemimpin sekte Haredi ini juga terus mencoba untuk melarang interner di komunitas mereka dan bahkan mengharamkan kepemilikan telepon genggam.
Namun, sebuah penelitian membuktikan anjuran itu ternyata tak terlalu manjur karena golongan Yahudi ultra-ortodoks di Israel juga menggunakan internet seperti halnya orang lain.
No comments:
Post a Comment