Sunday, 8 May 2016

Politisi Golkar Sebut Ada Calon Ketum yang Dapat Dukungan "Istana"


"Banner" bergambar Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Agung Laksono (tengah) dipasang bersama banner empat calon Ketua Umum Golkar yang diusung Kosgoro, yaitu (dari kiri) Syahrul Yasin Limpo, Airlangga Hartanto, Setya Novanto, dan Idrus Marham, di luar ruangan acara Musyawarah Pimpinan Nasional (Mupimnas) III Kosgoro Tahun 2016 di Ancol, Jakarta, Sabtu (27/2). Keempat calon itu akan memperebutkan posisi Ketua Umum Golkar pada Musyawarah Nasional Golkar.

JAKARTA,  Politisi Partai Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut dirinya mendengar ada isu salah satu calon ketua umum Partai Golkar, Setya Novanto mendapat dukungan dari pemerintah. Jika benar, ia menyayangkan adanya intervensi itu.

"Saya enggak punya persoalan dengan Setya Novanto. Tapi apakah perlu Partai Golkar menjadi kepanjangan tangan seperti itu?" ujar Doli di sela acara peluncuran bukunya di bilangan Senayan, Jakarta, Minggu (8/5/2016).

Doli menambahkan, isu tersebut santer terdengar seminggu terakhir bahwa Munaslub sudah "selesai". Ia tak mengungkap asal isu tersebut.

Tapi Doli mengatakan gelaran Munaslub di Bali pada 15 Mei mendatang hanya formalitas mengetuk palu kandidat yang sudah direstui "Istana" untuk menjadi ketua umum Partai Golkar.

Menurutnya, jika isu tersebut benar maka sama dengan mengebiri hak demokrasi seluruh kader dan pimpinan Partai Golkar.

"Yang akan menentukan adalah forum Munas," kata dia.

No comments:

Post a Comment