Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menyusuri Sungai Ciliwung didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum Teuku Iskandar dan Kepala Staf Kodam Jaya Brigadir Jenderal Ibnu Widodo, Rabu (18/5/2016). Penyusuran sungai dilakukan untuk mengecek perkembangan normalisasi Sungai Ciliwung.
JAKARTA, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menganggarkan dana Rp 8 triliun untuk membangun 50.000 unit rumah susun (rusun) pada RAPBD 2017. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan, pembangunan rusun rencananya dilakukan di tengah kota.
"Tahun depan kami sediakan Rp 8 triliun untuk bangun 50 ribu unit.
Tahun ini kami sudah mulai bangun 20 ribu unit rusun," kata Ahok seusai
peresmian ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Anggrek di Lebak
Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (19/5/2016).
Ahok berharap, bulan Agustus-Oktober 2017 sudah ada serah terima puluhan ribu unit rusun itu. Ia mengatakan, rusun-rusun itu diproyeksikan untuk warga korban penertiban Kali Ciliwung.
Berdasarkan data, ada 75 ribu kepala keluarga (KK) warga di bantaran Ciliwung yang harus direlokasi.
"Tapi data itu juga ada warga yang sewa, ada yang dari luar kota. Nah kalau kami asumsikan itu (rusun) untuk warga DKI saja, kan dia nyewa juga butuh rumah," kata Ahok.
"Makanya kami minta mereka sewa di luar dululah. Nanti kalau rusun sudah jadi tahun 2018, kamu langsung masuk (rusun), target kami sebelum 2018 (penertiban) Ciliwung selesai," kata Ahok.
Ahok berharap, bulan Agustus-Oktober 2017 sudah ada serah terima puluhan ribu unit rusun itu. Ia mengatakan, rusun-rusun itu diproyeksikan untuk warga korban penertiban Kali Ciliwung.
Berdasarkan data, ada 75 ribu kepala keluarga (KK) warga di bantaran Ciliwung yang harus direlokasi.
"Tapi data itu juga ada warga yang sewa, ada yang dari luar kota. Nah kalau kami asumsikan itu (rusun) untuk warga DKI saja, kan dia nyewa juga butuh rumah," kata Ahok.
"Makanya kami minta mereka sewa di luar dululah. Nanti kalau rusun sudah jadi tahun 2018, kamu langsung masuk (rusun), target kami sebelum 2018 (penertiban) Ciliwung selesai," kata Ahok.
No comments:
Post a Comment