Monday, 4 April 2016

Tak Diizinkan Masuk, Pengunjuk Rasa di Depan KPK Ancam Berbuat Anarkis


Ratusan pengunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (4/4/2016).

JAKARTA, Para pengunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta, Senin (4/4/2016), mengancam akan melakukan aksi anarkis jika perwakilannya tak diizinkan masuk ke dalam Gedung KPK.
"Sepertinya harus anarkis dulu baru bisa masuk," ujar seorang pengunjuk rasa yang menggunakan pengeras suara.
Para pengunjuk rasa juga mengancam akan menutup semua ruas jalan. Tak lama kemudian, sejumlah perwakilan akhirnya diizinkan masuk ke dalam Gedung KPK.
Hingga saat ini, ratusan pengunjuk rasa masih bertahan di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan. Aksi unjuk rasa tersebut menutup jalan sehingga menimbulkan kemacetan.
Para pengunjuk rasa menyatakan diri berasal dari Majelis Tinggi Jakarta. Mereka menggelar unjuk rasa terkait dugaan korupsi RS Sumber Waras.
Sebelumnya diberitakan, lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, lumpuh akibat dipenuhi pengunjuk rasa. Para pendemo menutup empat ruas jalan di dua arah.

Pantauan Kompas.com, ratusan pengunjuk rasa yang sebagian besar menggunakan jubah putih dan kopiah memenuhi seluruh bagian jalan tepat di antara Gedung KPK dan Kedutaan Arab Saudi.

Adapun jalan yang tertutup adalah jalan dari arah Menteng menuju Jalan Jenderal Gatot Subroto, serta arah sebaliknya. Pihak kepolisian sedang berupaya untuk mengatasi kemacetan.

No comments:

Post a Comment