Wednesday, 21 September 2016

Ahok: Banyak Laporan ke Saya, Wali Kota Jakbar Paling Banyak Main Tanah


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (dua dari kiri), Ketua PKK DKI Jakarta Veronica Tan (dua dari kanan), Walikota Jakarta Barat M Anas Effendi (kanan), dan Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas (kiri) saat meresmikan RPTRA Cengkareng Timur Berseri, Selasa (118/2/216).

JAKARTA,  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berang menerima banyak laporan warga perihal Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi. Menurut Ahok, Anas merupakan wali kota paling bermasalah dibanding lainnya. "Wali Kota Jakarta Barat ini paling banyak masalah. Banyak laporan kepada saya, Wali Kota (Jakbar) banyak main tanah-lah, belain orang enggak benar-lah," kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (22/9/2016).
Pagi tadi, Ahok menerima dua aduan warga perihal permasalahan lahan di Jakarta Barat. Salah seorang warga mengatakan rumahnya di Jalan Krendang Utara dibongkar sebagian.
Padahal menurut sertifikat Pemerintah Kota Jakarta Barat yang seharusnya dibongkar adalah Jalan Krendang Indah.
"Kami lagi cari buktinya nih. Si Wali Kota (Jakbar) yang perintah gusur," kata Ahok.
Ia memperingatkan Anas untuk tidak menjadi centeng pihak manapun.
"Makanya saya cek karena Wali Kota (Jakbar) jangan jadi centeng, kurang ajar banget main gusur-gusur. Jakarta Barat paling banyak masalah," kata Ahok.
Sebelumnya Ahok juga pernah memarahi Anas karena menerbitkan SP III untuk warga di Mangga Besar, Jakarta Barat. Padahal lahan yang diduduki warga tersebut bukan merupakan ruang hijau.

No comments:

Post a Comment